Makanan Khas Semarang Paling Lezat, Ayo Ke Semarang!

Makanan Khas Semarang – Kota yang menjadi ibukota provinsi Jawa Tengah ini merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya, Medan dan Bandung. Dengan hal itu membuatnya tentu banyak dikunjungi dan ditempati berbagai orang dari berbagai daerah.

Kota yang dijuluki kota ATLAS -sesuai semboyan kotanya- ini punya berbagai atraksi-atraksi wisata, seperti Lawang Sewu, Kota Tua, Klenteng Sam Po Kong, Gereja Bleduk dan berbagai destinasi wisata yang keren lainnya. Selain destinasi wisata yang disebutkan tadi, kota ini juga punya atraksi wisata kuliner, yang tentunya harus dicoba dan dicicip oleh siapun yang berkunjung ke sini.

Dan berikut ini kami tuliskan beberapa makanan khas Semarang yang harus kamu cicipi jika suatu saat kamu berkunjung ke sini.

Lumpia, Jajanan Khas Semarang

Makanan Khas Semarang - Lumpia
resepkoki.id

Sebagai kota dengan julukan kota lumpia, tentu tak enak rasanya apabila saat berkunjung ke Semarang tanpa mecoba lumpia, itu seperti belum pernah ke sana. Makanan yang kalau disebut dengan bahasa inggris adalah spring roll itu terbuat dari adonan tepung yang dibuat bundar, kemudian setelah itu diberi isian, lalu dilipat dan digulung, baru setelah itu digoreng menggunakan minyak panas.

Isian dari makanan yang sering juga ditulis (dan diucap) lunpia ( pakai n – bukan m) ini yakni rebung, ebi,daging ayam, bawang putih, potongan sayuran, telor orak-arik dan ada tambahan kecap. Dalam memakan makanan khas Semarang satu ini, ada dua cara, yaitu memakannya langsung tanpa tambahan apa-apa, dan cara kedua adalah memakannya dengan tambahan saus. Tapi jangan kuatir, sama-sama memberikan rasa yang enak dan lezat, kok.

Lumpia ini ada beberapa jenis. Dan perbedaan antara lumpia Semarang dengan varian daerah lain ada pada sejarahnya, yaitu saat pertama kali pembuatan lumpia ini oleh sepasang suami isteri bernama Tjoa Thay Yoe dan istrinya Wasih. Keduanya sukses menciptakan lumpia yang memadukan dua budaya, yaitu Tiongkok-Jawa dengan ditambahkanya isian rebung halus.Dan kulit yang digunakan untuk membungkus isian tadi dibuat dari adonan tepung terigu dan air yang dibuat berbentuk bundar. Sekarang banyak dari keturunan mereka berdua dan mantan pegawainya dahulu yang membuat lumpia di Semarang, dengan memiliki ciri khas yang berbeda-beda di masing-masing toko yang mereka miliki.

Dan perbedaan dan perkembangan lainnya dari masing-masign toko itu adalah dari cara makannya, selain dicocol dengan saus, oleh toko-toko itu lumpia semarang akan diberi tambahan, seperti acar mentimun, cabai rawit, atau bahkan ada yang menambahkan tunas bawang putih (lokio).

Wingko Babat

Makanan Khas Semarang - Wingko Babat
plukme.com

Jangan mengira kalau makanan khas Semarang satu ini terbuat dari babat sapi. Karena walaupun namanya ada kata babat, dia sama sekali tidak punya hubungan dengan daging-dagingan.

Nama ini dambil karena secara sejarah, asal mula wingko babat adalah dari daerah Babat, yang terletak di Lamongan, Jawa Timur. Tapi karena yang terkenal dari Semarang, sehingga banyak yang mengira ini merupakan makanan yang asalnya dari Semarang. Dan dengan berkembangnya waktu, sekarang ini wingko babat sudah dikenal sebagai makanan khas Semarang.

Makanan khas Semarang yang rasa originalnya manis gurih ini terbuat dari campuran beras ketan dan kelapa, yang dibakar. Dan sekarang ini , dia punya bermacam-macam rasa, mulai dari cokelat, kelapa muda, durian dan lain sebagainya.

Roti Ganjel Rel, Kue Khas Semarang

Makanan Khas Semarang - Roti Ganjel Rel
sportourism.id

Roti satu ini memiliki bentuk yang mirip dengan roti gambang khas Jakarta. Dia punya tekstur roti yang padat dan agak alot . Roti satu ini punya wujud berwarna cokelat dan bertabur wijen di atasnya.

Kenapa roti ini diberi nama ganjel rel adalah karena bentuk atau wujudnya yang dilihat sekilas mirip dengan ganjel rel.

Namun, sekarang makanana khas Semarang satu ini mulai jarang ditemui di masyarakat, hanya beberapa tempat saja yang masih memproduksi dan menjualnya. Namun, jika kamu sedang di Semarang dan ingin mencicipi membeli roti ini, kamu bisa mencarinya di toko oleh-oleh.

Waktu dimana makanan satu ini paling banyak ditemui adalah pada waktu perayaan menyambut bulan puasa, yang bernama dugderan. Dan saat itu roti ganjel rel akan dibagikan oleh pihak takmir masjid Agung Kauman kepada masyarakat, dengan jumlah sekitar 8000 roti.

Tahu Gimbal, Makanan Khas Semarang

Makanan Khas Semarang - Tahu Gimbal
jatenglive.com

Udah tahu makanan ini terbuat dari apa? Ya, pasti terbuat dari tahu dan gimbal. Terus, apa itu gimbal? Gimbal yang dimaksud di sini bukan gimbal model rambut itu lho ya. Jadi jangan berpikiran kalau tahu gimbal adalah tahu yang dibuat oleh orang gimbal. Salah besar.

Gimbal yang dimaksud adalah makanan yang terbuat dari udang yang digoreng dengan tepung, bentuknya mirip peyek udang (atau memang itu nama lainnya, ya).

Dalam penyajiannya, tahu gimbal terdiri dari tahu goreng, gimbal, lontong, tauge, telur dan kol mentah. Setelah itu baru diguyur dengan saus bumbu kacang khusus. Bumbu kacang untuk gimbal ini berbeda dengan bumbu kacang yang lain, dia ada kandungan petis udangnya. Dan dari segi kekentalan, bumbu ini agak encer dibanding bumbu untuk pecel Madiun yang kental misalnya.

Bandeng Presto, Kuliner Khas Semarang

Makanan Khas Semarang - Bandeng Presto
dzulfikaralala.com

Sesuai namanya, bandeng satu ini diproses dengan dipresto. Dengan diberi bumbu bawang putih, garam dan kunyit. Menurut beberapa kabar, bandeng presto ini ditemukan oleh seorang kelahiran Pati, Jawa Tengah bernama Hanna Budimulya.

Salah satu yang membuat makanan satu ini digemari adalah karena duri-duri dari ikannya lunak. Padahal aslinya ikan bandeng dikenal punya duri yang ukurannya kecil-kecil dan banyak. Duri-duri ini bisa melunak karena proses prestonya.

Seperti diketahui presto adalah proses memasak yang memanfaatkan uap air tekanan tinggi, dan memasaknya ini tidak menggunakan panci biasa, tapi panci khusus presto. Dan proses ini lah yang membuat ikan bandeng lunak sampai ketulang atau duri-durinya.

Garang Asem, Masakan Khas Semarang

Makanan Khas Semarang - Garang Asem
seputarsemarang.com

Makanan olahan ayam satu ini punya rasa yang dominan asam dan pedas. Garang asem ini dimasak dengan dibungkus daun pisang, di dalamnya berisi ayam, santan dengan bumbu belimbing wuluh dan juga cabai.

Saat disajikan, biasanya garang asem selain tentunya diberi nasi, juga diberi tambahan sate jeroan ayam perkedel dan tempe goreng. Dan ayam yang digunakan pada makanan khas Semarang ini adalah ayam kampung, karena punya tekstur yang lebih lembut dan empuk daripada ayam lainnya.

Makanan Ini Dijamin Bikin Ngiler

Makanan Khas Daerah Indonesia Paling Lezat

Tahu Petis, Makanan Khas Semarang

Makanan Khas Semarang - Tahu Petis
inibaru.id

Tahu petis dibuat dari tahu goreng yang di bagian tengahnya diberi isian petis. Dan tahu gorengnya ini dibuat dari tahu putih tanpa dibumbui, atau kalaupun dibumbui hanya diberi bawang putih dan garam saja.

Nah, petis sendiri adalah sebuah olahan dari sisa cairan perebusan udang maupun ikan. Dan sisa cairan itu kemudian dipanaskan lagi sampai mengental dan warnanya berubah menjadi kehitam-hitaman.

Namun ada juga yang memberikan petis palsu, tidak terbuat dari sisa perebusan udang atau ikan. Melainkan dengan membuatnya dari tepung kanji dan ditambah gula, dan untuk memberi warna hitam menggunakan tinta cumi. Namun, menurut bebrapa pendapat, dari segi rasa antara keduanya sama saja. Sama-sama enak.

Tahu Pong, Makanan Khas Semarang

Makanan Khas Semarang - Tahu Pong
masakanpraktisrumahan.com

Di Indonesia sempat viral tentang tahu bulat, yang digoreng dadakan, dengan harga lima ratusan. Jauh sebelum itu, di Semarang sudah punya makanan yang semacam itu, namanya tahu pong. Kedua tahu ini punya kemiripan, yaitu dari segi bentuk yang sama-sama bulat, dan keduanya juga tidak punya isi, atau isinya ‘kopong’.

Makanan khas Semarang satu ini biasanya dimakan bersama gimbal udang dan juga sambel rawit dan petis sebagai cocolannya. Dan masih ditambah lagi sebagai pelengkapnya, yaitu acar.

Tahu pong ini dibuat dari tahu khusus (tahu putih yang dikasih bahan tambahan) yang digoreng dengan minyak panas sampai garing, sehingga menghasilkan tahu yang isinya kopong.

Saat disajikan, tahu pong ini akan dipotong menjadi beberapa bagian, dengan tujuan untuk mempermudah dalam mencocol sambel plus petisnya.

Pisang Plenet

Makanan Khas Semarang - Pisang Plenet
sportourism.id

Nama pisang plenet ini tak seterkenal saudara sesama makanan khas Semarang lainnya, seperti lumpia atau bandeng presto, padahal sama-sama makanan khas Semarang. Hal inilah salah satu sebab kenapa plenet hampir punah dan sangat jarang dijumpai. Padahal makanan yang dibuat dengan bahan dasar pisang ini mempunyai rasa yang lezat dan sedap.

Proses pembuatanya diawali dengan memilih pisan kepok yang sudah matang, kemudian dibakar mengguankan api kecil sampai terlihat agak gosong sedikit, yang biasanya ditandai dengan warna kecoklat-coklatan. Setelah itu, pisang tadi akan diangkat untuk kemudian dipipihkan dan diolesi margarin. Baru setelah itu diberi perasanya, bisa cokelat, misies, selai atau bahan lainnya. Proses terakhirnya adalah dengan ditutup pisang pipih lagi, sehingga prosesnya hampir mirip dengan pembuatan sandwich.

Jika ada yang belum tahu, penamaan plenet ini diambil dari bahasa Semarang, yang artinya pipih atau memipihkan. Sesuai dengan proses pembuatannya. Dan pemipihan ini menjadi ciri khas dari jajanan satu ini, dan bahkan tidak banyak orang yang bisa untuk membuat pisang plenet ini. Karena itulah, jajanan khas Semarang yang dulunya dijual mengguanakan gerobak ini sekarang sudah jarang ditemui penjualnya.

Mie Kopyok, Kuliner Khas Semarang

Makanan Khas Semarang - Mie Kopyok
kompasiana.com

Makanan ini berbahan dasar mie, yang kemudian ditambahkan tetelan daging, dan kemudian ditambah lagi dengan lauk berupa kerupuk gendar dan tahu.

Gendar sendiri adalah makanan sejenis kerupuk yang terbuat dari nasi, dan punya cirarasa yang gurih dan renyah.

Selain dinamai mie kopyok, ada juga nama lain yang disematkan pada makanan khas Semarang satu ini, yaitu mie teng teng dan mie lontong. Sejarah kenapa dinamai mie teng teng adalah karena dulunya penjualnya masih memakai gerobak-gerobak, dan untuk menarik perhatian calon pembeli, mereka memukul-mukul piring sehingga menimbulkan punyi “teng-teng-teng”.

Sedangkan kenapa dinamai mie laontong adalah karena di dalam satu porsi mie kopyok ada juga tambahan lontongnya.

Pembuatan makanan satu ini terbilang cukup sederhana, yaitu hanya dengan mencelupkan mie basah dan kecambah ke dalam air yang sudah mendidih, lalu kemudian dituangkan ke dalam piring yang sebelumnya sudah diberi tahu pong dan irisan lontong.

Dan satu keunikan lainnya adalah, mie ini punya kuah dengan bumbu putih yang sudah diuleg, lalu di atasnya diberikan kecap dan irisan bawang goreng.

*******

Saat berkunjung ke Semarang, makanan di atas wajib dicicip. Karena kalau sampai nggak mencoba makanan khas Semarang, kamu akan rugi, karena kuliner khas Semarang punya rasa yang lezat, nikmat, sedap, dan mantap.

Tinggalkan komentar