Macam-Macam Majas Dan Contohnya | Terbaru Dan Terlengkap

Halo semuanya. Selamat datang kembali di babacaca. Kali ini kami akan membahas macam-macam majas dan contohnya. Ternyata banyak sekali jenis-jenis majas ini. Dan sebagian dari kita kesulitan untuk memahaminya. Namun, setelah kamu membaca pembahasan kami kali ini maka kamu insyaAllah akan mendapatkan kemudahan dalam memahami macam-macam majas beserta contohnya.

Langsung saja kita simak bahasan kali ini tentang majas berikut ini.

Pengertian Majas

Pengertian Majas
pixabay.com

Sebelum membahas lebih  jauh mengenai majas. Mari bersama kita ketahui terlebih dahulu apa itu majas. Di dalam Wikipedia tertulis tentang pengertian majas, yang diambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ketiga tahun 2002.

Di sana tertulis kurang lebih begini :

Majas adalah pemanfaatan kekayaan bahasa, pemakaian ragam tertentu untuk memperoleh efek-efek tertentu yang membuat sebuah karya sastra semakin hidup, keseluruhan ciri bahasa sekelompok penulis sastra dan cara khas dalam menyampaikan pikiran dan perasaan, baik secara lisan maupun tertulis.

Secara mudahnya, majas adalah penggunaan bahasa atau kata-kata lain untuk menyampaikan maksud tertentu, yang membuat kalimat itu menjadi lebih menarik.

Sebagai tambahan informasi, penggunaan majas ini tidak hanya ada dalam bahasa Indonesia saja, namun di bahasa-bahasa lain juga mengenal apa itu majas, seperti bahasa Inggris, Arab dan bahasa-bahasa lain di seluruh bumi ini. Tentu saja, dengan sebutan yang berbeda di setiap bahasa.

Jenis-jenis Majas

Jenis-jenis majas
pixabay

Secara umum, di Indonesia majas dibagi menjadi empat jenis besar, yaitu:

  • Majas Pertentangan
  • Majas Sindiran
  • Majas Penegasan
  • Majas Perbandingan

Dan kita akan membahasnya secara lengkap macam-macam majas dan contohnya, di bawah ini.

Majas Pertentangan – Macam-Macam Majas dan Contohnya

Jenis Majas Pertentangan
original from pixabay.com

Majas pertentangan ialah majas atau gaya bahasa yang digunakan untuk menyampaikan suatu maksud tapi menggunakan kata-kata yang bertentangan dengan kata yang di maksud. Hal ini bertujuan supaya pendengar atau pembaca mendapatkan suatu kesan tentang apa yang yang disampaikan.

Majas pertentangan ini dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu :

  1. Majas Paradoks
  2. Majas Antitesis
  3. Majas Hiperbola
  4. Majas Litotes

Majas Paradoks dan Contohnya

Pengertian dari majas paradoks adalah jenis majas yang menggunakan pertentangan suatu kata dengan kenyataan fakta yang ada atau sedang dialami.

Contoh Majas Paradoks

  • Bersih sekali got itu, sampai-sampai air tidak bisa mengalir di situ. (maksudnya kotor sekali).
  • Kenyang sekali rasanya, sudah dua hari belum makan. (maksudnya lapar).
  • Entah mengapa, Bejo selalu merasa sendirian di tengah padatnya lalu lintas.
  • Ternyata mudah sekali ujian praktek SIM ini, sehingga tidak ada yang lulus. (maksudnya sulit).

Majas Antitesis dan Contohnya

Majas antitesis adalah majas yang menggunakan dua kata yang berlawanan, yang disebutkan dengan berurutan.

Contoh Majas Antitesis

  • Bakso Komet disukai oleh semua kalangan, baik tua maupun muda, baik lelaki maupun perempuan.
  • Baik yang miskin ataupun kaya, semuanya menyukai keripik pisang Bolala.
  • Kita harus selalu ingat kepada Yang Maha Berkuasa di siang dan malam.

Majas Hiperbola

Majas satu ini sering kita jumpai dikehidupan sehari-hari. Majas ini merupakan gaya bahasa yang menyatakan sesuatu secara berlebihan. Dan bisa terlihat agak sombong jika dipakai untuk diri sendiri. Pengguanaan majas hiperbola ini akan dengan mudah meninggalkan suatu kesan yang kuat bagi pendengar atau pembaca, sehingga bisa lebih menarik perhatiannya.

Contoh Majas Hiperbola :

  • Bung Tomo berhasil membakar semangat pejuang Surabaya kala itu.
  • Berat sekali tasmu ini, seperti membawa batu berton-ton, bawa apa saja kamu?
  • Entah apa yang sedang dia kejar, dia mengendarai motornya secepat kilat.
  • Kamu beri bumbu apa makanan ini, seperti makan daun sambiloto pahitnya.

Dan kami sudah menuliskan contoh majas hiperbola yang lain, buka saja Contoh Majas Hiperbola.

Majas Litotes dan Contohnya

Majas litotes adalah majas yang menggunakan kata-kata yang bertujuan untuk lebih rendah dari kata asli atau kejadian sesungguhnya.

Majas jenis ini digunakan seseorang untuk merendahkan dirinya di hadapan orang lain, pembaca ataupun pendengar. Jadi, majas ini digunakan untuk merendahkan diri sendiri, bukan untuk merendahkan orang lain.

Contoh Majas Litotes

  • Terima kasih sudah mau berkunjung di gubuk kami ini.
    (gubuk di sini maksudnya adalah rumah, namun untuk merendah dia menggunakan kata gubuk).
  • Maafkan, kami hanya bisa menjamu Anda dengan suguhan ala kadarnya.
  • Mohon diterima kado pemberian dari kami yang tidak seberapa ini.

Dan supaya lebih jelas, kami sudah menuliskan 51+ Contoh Majas Litotes. Silahkan baca.

Majas Sindiran

Majas Pertentangan
the original from pixabay.com

Sesuia namanya, majas sindiran adalah majas yang bertujuan untuk menyindir orang lain, pembaca maupun pendengar. Bisa juga digunakan untuk menyindir kondisi lingkungan atau lain-lain. Intinya majas sindiran ini digunakan untuk menyindir pihak lain di luar diri.

Ada tiga jenis majas sindiran ini, yaitu :

  1. Majas Sarkasme
  2. Majas Ironi
  3. Majas sinisme

Majas Sarkasme dan Contohnya

Majas sarkasme adalah majas yang bertujuan menyinggung pihak lain, entah itu seseorang, sekelompok orang maupun situasi. Sarkasme ini dapat berbentuk penghinaan yang meluapkan rasa kesal dan marah, yang disampaikan menggunakan kata-kata yang kasar..

Perlu diketahui, menurut wikipedia arti sarkasme dalam Bahasa Indonesia berbeda dengan apa yang dipahami oleh kebanyakan orang. Banyak orang yang menganggap bahwa sarkasme berarti menyindir dengan menggunakan kata yang terbalik. Padahal, itu bukanlah sarkasme, namun ironi.

Penggunaan sarkasme ini biasa kita temui dalam konteks-konteks humor.

Contoh Majas Sarkasme

  • Bangun, sudah siang, dasar pemalas!
  • Hei apa kau tidak punya telinga? Dari tadi dipanggil tidak menjawab-menjawab.
  • Bagaimana aku bisa membaca tulisanmu, tulisanmu jeleknya minta ampun begini.

Majas Ironi dan Contohnya

Seperti yang sudah disinggung sedikit di atas. Majas ironi adalah majas yang digunakan untuk menyindir pihak lain dengan menggunakan kata-kata yang bertentangan dengan fakta atau kenyataannya.

Contoh Majas Ironi

  • Tulisan tanganmu sungguh bagus, sehingga aku tidak bisa membacanya.
  • Inilah dia murid paling rajin di kelas kita, selalu datang terlambat.
  • Suaramu merdu sekali, terdengar seperti kaleng jatuh.

Selain contoh majas ironi di atas, masih ada 40+ Contoh Majas Ironi yang lain.

Majas Sinisme dan Contohnya

Majas sinisme ini merupakan kebalikan dari majas ironi, jika majas ironi menggunakan kata-kata yang bertentangan dengan maksud asli, maka majas sinisme adalah majas yang menggunakan kata-kata sindiran secara langsung. Atau bisa dikatakan juga menyindir secara terang-terangan.

Contoh Majas Sinisme

  • Kamu ini kan manusia terpelajar, tidak sepantasnya kata-kata kasar seperti itu keluar dari mulutmu.
  • Nyalimu kecil sekali, padahal badanmu kekar dan besar.
  • Kau memang pembohong. Aku tidak akan pernah percaya lagi kepadamu.
  • Bagaiman bisa kamu bisa sukses, jika kamu hanya main-main saja.

Majas Penegasan

Majas Penegasan
pixabay

Menegaskan, itulah fungsi dari majas penegasan. Secara pengertian majas penegasan adalah suatu majas yang digunakan untuk menegaskan suatu kata atau kalimat, dimana dengan menggunakan jenis majas penegasan ini pihak lain akan merasakan efek tertentu, semisal lebih paham dan lebih berkesan.

Jenis majas ini dibagi menjadi tujuh jenis, yaitu :

  1. Majas Retorik
  2. Majas Klimaks
  3. Majas Anti Klimaks
  4. Majas Tautologi
  5. Majas Pleonasme
  6. Majas Paralelisme
  7. Majas Repetisi

Majas Retorik dan Contohnya

Majas retorik adalah macam majas yang menggunakan gaya bahasa seperti bertanya, namun sebenarnya tidak perlu untuk dijawab. Dalam beberapa kasus, majas ini bisa berfungsi sebagai penegasan dan bisa juga berfungsi sebagai sindiran.

Contoh Majas Retorik

  • Puasa wajib dilaksanakan pada bulan apa? (sudah tentu jawabannya bulan Ramadhan)
  • Apa kamu merasa sakit ketika jatuh dari pohon kelapa kemarin? ( tentu sakit)
  • Memangnya pernah terjadi harga kebutuhan pokok turun menjelang hari raya?
  • Kamu lapar tidak? Katanya belum makan dua hari.
  • Bukankah lebih sehat makan sayuran daripada makan junk food seperti itu?
  • Kamu lebih memilih tubuhmu sehat atau sakit?

Majas Klimaks dan Contohnya

Pengertian majas klimaks adalah majas yang menggunakan kata-kata atau kalimat yang berurutan, dimana urutannya semakin lama semakin meningkat.

Contoh Majas Klimaks

  • Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, orang tua bahkan yang sudah kakek-kakekpun hari ini nonton barang pertandingan bola final Liga Champion Eropa.
  • Keripik pisang Bolala memiliki harga yang berfariasi tergantung beratnya, mulai dari Rp 7000, Rp 10000, Rp 15000 sampai Rp 21000.
  • Bakso Komet menyediakan berbagai paket makan bakso, ada paket yang bisa dimakan 4 orang, 8 orang, 14 orang bahkan ada yang bisa dimakan beramai-ramai 20 orang.

Majas Anti Klimaks dan Contohnya

Dari namanya saja tentu kita sudah tahu apa pengertiannya. Majas anti klimaks adalah majas yang merupakan kebailkan dari majas klimaks. Jika majas klimaks urautannya semakin meningkat, untuk majas anti klimaks urutannya semakin menurun.

Contoh Majas Anti Klimaks

  • Keripik pisang Bolala memiliki beberapa ukuran kemasan, mulai dari 1 kg, 750 gr, 500 gr, 250 gr, 150 gr, 100 gr dan 75 gr.
  • Toko online Kowtulu menjual gamis dengan berbagai macam ukuran, ada XXL, XL, L, M,S dan ada juga XS.
  • Acara pembukaan cabang Bakso Komet ke-20 yang diisi acara makan bakso gratis dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari orang tua, dewasa, remaja, hingga anak-anak.

Majas Tautologi dan Contohnya

Majas tautologi adalah majas yang menggunakan pengulangan kata-kata yang sama dalam sebuah kalimat. Selain kata-kata yang sama, bisa juga menggunkaan kata yang bersinonim.

Contoh Majas Tautologi

  • Sungguh, aku sudah tak sabar ingin segera bertemu, berjumpa dan bertatap muka
  • Janganlah kau gelisah, cemas dan galau
  • Engaku sungguh cantik, ayu, anggun dan mempesona.
  • Penampilan Messi tadi malam sungguh hebat, dahsyat dan mengagumkan.
  • Rasa kerpikik Bolala sungguh nikmat, enak, sedap dan lezat.

Majas Pleonasme dan Contohnya

Majas pleonasme adalah majas yang menambahkan kata-kata pada suatu hal yang sudah jelas, sehingga terlihat tidak efektif, sebenarnya tanpa diberi tambahan katapun pernyataan itu sudah jelas maksudnya.

Namun, memang seperti itu tujuan dari majas ini, yaitu untuk menegaskan dan memperjelas pernyataan itu.

Contoh Majas Pleonasme

  • Keripik Bolala memiliki beraneka macam ragam varian produk.
    (sudah ada kata macam, tapi tetap diberi tambahan kata ragam).
  • Saya merasakn enaknya makan bakso Komet dengan lidah saya sendiri.
    (sudah jelas, kalau merasakan makanan pasti dengan lidah).
  • Dia lincah sekali naik ke atas pohon kelapa itu.
    (naik sudah pasti ke atas).
  • Nanti malam ada siaran langsung sepakbola di layar kaca televisi.
    (layar kaca – televisi)

Majas Paralelisme dan Contohnya

Majas paralelisme adalah jenis majas yang menggunakan pengulang-ulangan kata yang menunjukkan kesejajaran.

Majas ini juga biasanya terdapat dalam puisis. Saat berada dalam puisi, dia akan melakukan pengulangan di awal atau di akhir. Jika pengulangan katanya di awal, maka disebut Anafora. Jika di akhir, disebut sebagai Epifora.

Contoh Majas Paralelisme

Dalam kalimat

  • Kita harus selalu bersyukur kepada-NYA, baik sukses ataupun belum.
    (sejajar dalam syukur saat sukses dan belum).
  • Bagaimanapun, dia tetaplah cantik, baik dengan make up maupun tidak.

Dalam Puisi

Aku mendengar

Aku melihat

Aku mencium bau

Aku merasakan

Aku mengatakan

Dan aku menirukan

 

Siapa aku wahai pujangga

Aku bukanlah pujangga

Kemanakah kau wahai pujangga

Akankah aku seperti dirimu

 

Potongan dari puisi berjudul Manusia Kecil.

Majas Repetisi dan Contohnya

Majas repetisi adalah gaya bahasa yang mengulang-ulang suatu kata, frasa maupun klausa di dalam sebuah kalimat yang bertujuan menegaskan maksud.

Contoh Majas Repetisi

  • Main Game, main game, main game terus yang kau lakukan setiap hari.
  • Enak, enak, sungguh enak sekali keripik Bolala ini.
  • Tak tahukah engakau, di sini aku rindu,rindu, rindu kepadamu?

Majas Perbandingan dan Contohnya

Macam macam majas dan contohnya yang selanjutnya adalah majas perbandingan, majas jenis ini ada banyak jenisnya, yaitu berjumlah 9. Berikut penjelasan majas perbandingan dan contohnya:

Majas Sinekdoke

Majas sinekdoke memeiliki pengertian sebagai suatu bentuk gaya bahasa yang menggunakan perbandingan dari suatu bentuk atau bagian kecil untuk menyebutkan seluruhnya, atau bisa juga memnyebut suatu bentuk atau bagian besar(keseluruhan) untuk menyebut bagian yang kecil.

Majas sinekdoke ini dibagi menjadi dua jenis, yaitu Majas Sinekdoke Pars Pro Toto dan Majas Sinekdoke Totem Pro Parte. Berikut penjelasannya :

Majas Sinekdoke Pars Pro Toto adalah jenis majas Sinekdoke yang memberikan pernyataan untuk seluruh bagian objek(besar) tapi hanya dengan menyebut bagian kecil dari objeknya saja. Sedangkan Majas Sinekdoke Totem Pro Parte adalah kebalikannya, yaitu menyebutkan suatu bagian kecil dari objek dengan menyebutkan bagian keseluruhannya, atau bisa juga menggunakan kata lain yang punya arti lebih luas.

Contoh majas Sinekdoke Pars Pro Toto dan penjelasannya :

  • Seekor burung terbang tinggi di langit pagi yang indah ini.
    Penjelasan : Kata seekor pada kalimat di atas digunakan sebagai bentuk penyebutan kepada burung secara keseluruhan, jadi tidak hanya bagian ekornya saja yang terbang, tapi keseluruhan tubuh burung itu juga terbang.
  • Setelah kalah dari Perancis dengan skor 4-3, Argentina harus angkat kaki dari Piala Dunia FIFA 2018.
    Penjelasan : Yang merupakan bentuk Majas Sinekdoke Pars Pro Toto adalah pada kata kaki, kaki yang dimaksud di sini tidaklah hanya kaki para pemain saja, tetapi seluruh tubuh dari pemain yang harus meninggalkan kejuaraan tersebut.

Contoh Majas Sinekdoke Totem Pro Parte dan penjelasannya:

  • Setelah kalah dari Perancis dengan skor 4-3, Argentina harus angkat kaki dari Piala Dunia FIFA 2018.
    Penjelasan : Masih dengan contoh kalimat yang sama dengan yang di atas, tapi yang merupakan contoh dari Majas Sinekdoke Totem Pro Parte adalah pada kata Perancis-Argentina. Penggunaan kata Perancis-Argentina itu tidaklah menunjukkan seluruh negara itu yang mengikuti Piala Dunia, tapi hanya timnas sepakbola merekalah yang ikut bertanding di kejuaraan itu.

Majas Simbolik

Pengertian Majas Simbolik adalah suatu bentuk majas yang menggunakan berbagai simbol-simbol untuk menyatakan suatu maksud, dan simbol yang digunakan bisa dari tumbuhan, binatang dan benda lainnya. Dan simbol-simbol yang digunakan di sini biasanya sudah dipahami oleh orang lain yang mendengar maupun membaca.

Contoh Majas Simbolik :

  • Dia selalu saja mencari kambing hitam atas segala kegagalannya, padahal dia sendirilah yang salah.
    (Maksud kambing hitam adalah orang yang disalahkan)
  • Setelah berjuang dengan keras, akhirnya petugas pemadam kebakaran bisa mengatasi amukan si jago merah.
    (Si Jago Merah maksudnya adalah api)
  • Para pendukung Argentina harus gigit jari di Piala Dunia FIFA 2018 ini karena mereka harus menyaksikan kekalahan tim kesayangannya kalah dari Perancis di babak 16 besar.
    (gigit jari memiliki arti kecewa)

Majas Alegori

Majas Alegori adalah salah satu bentuk dari majas perbandingan yang menggunakan kiasan atau penggambaran dalam menerangkan suatu hal.

Contoh Majas Alegori :

  • Sifat dengki dan iri terhadapa kenikmatan yang diperoleh orang lain itu seperti api yang membakar daun-daun kering, dia dapat membakar kebaikan pada diri sendiri.
  • Tak banyak yang bisa membedakan wajah Hasan dan Husein, bagai pinang yang dibelah dua, mereka berdua mirip sekali.

Majas Simile

Pengertaian dari majas simile adalah majas yang membandingkan dua hal yang jika dilihat sebenarnya berbeda namun dianggap memiliki “segi” yang sama, dan keduanya dinyatakan secara jelas atau eksplisit, serta diantara keduanya ditambahakan / menggunakan kata penghubung. Kata hubung yang biasanya dipakai adalah umpama, bagai, ibarat, layaknya dan lain sebagainya.

Perlu diketahui, majas simile ini bisa masuk ke dalam dua kategori majas, yaitu:

Majas Perbandingan : karena memberikan perbandingan terhadap dua objek yang berbeda.

Majas Perumpamaan : karena penggunaannya untuk mengumpamakan suatu objek dengan objek lainnya, dengan menggunakan kata hubung(bagai, seperti, dll).

Untuk lebih jelasnya, mari simak contoh majas simile di bawah ini:

  • Koruptor itu seperti kebakaran jenggot ketika dirinya tertangkap tangan oleh KPK.
  • Jangan kau seperti kacang lupa dengan kulitnya, karena suksesmu sekarang ini tidak terlepas dari peran orang-orang disekitarmu.
  • Kau tidak punya pendirian, bagai air di daun talas.

Majas Metafora

Majas metafora adalah jenis majas yang mengkiaskan suatu hal mengguanakan kata lainnya, penggunaan kiasan ini bisa berdasar pada kesamaannya atau bisa juga perbedaannya. Dalam membandingkan atau mengumpamakan suatu hal, majas metafora tidaklah menggunakan hata hubung seperti di majas simile, tetapi langsung menggunakan kata gantinya(pembanding).

Contoh Majas Metafora:

  • Akhirnya, Soni bisa unjuk gigi kemampuan bermain bolanya.
  • Orang yang berjiwa besar itu adalah bapakku.
  • Striker itu mati kutu dijaga dengan ketat oleh bek lawan.
  • Berkat ketekunannya belajar, sekarang dia menjadi bintang kelas.

Supaya lebih paham, kamu wajib baca yang ini juga, 40+ contoh majas metafora.

Majas Metonimia

Majas Metonimia adalah salah satu jenis macam-macam majas dan contohnya yang menggunakan nama merek(brand) suatu barang untuk menyebut benda yang dimaksud.

Contoh Majas Metonimia:

  • Samsung dan Apple bersaing ketat di pasar ini.
  • Setelah sampai di garis finish, para peserta lomba lari ini diberi Aqua dan beberapa cemilan oleh panitia.
  • Tiket Garuda untuk keberangakatan H-7 lebaran tahun ini naik dua kali lipat.
  • Saldo tabunganku semakin bertambah banyak di Mandiri.

Majas Asosiasi

Pengertian majas asosiasi ini hampir mirip dengan majas simile, yaitu penggunaan kata hubung bak, bagai, seperti, dll. Perbedaan dari majas asosiasi dan majas simile adalah pada penyampaiannya, jika majas simile dinyatakan secara eksplisit atau jelas, majas asosiasi ini menggunakan makna yang implisit, sehingga sangat dimungkinkan penafsiran dari satu dan lain orang berbeda.

Contoh Majas Asosiasi:

  • Jika kamu seperti itu, punya niat tapi tidak bertindak nyata, maka kamu ibarat sayur tanpa garam.
  • Kamu nggak makan berapa bulan? Badanmu seperti jailangkung sekarang.
  • Berkat tekad yang seperti bara api, akhirnya sekarang dia bisa kuliah.
  • Pelankan volume nyanyianmu, suaramu seperti petir.
  • Adi dan Jono adalah teman yang akrab, seperti amplop dan perangko, keduanya nggak bisa dipisahkan.

Majas Personifokasi

Sesuai namanya, majas personifikasi adalah jenis majas perbandingan yang menggunakan sifat-sifat yang ada pada manusia seperti makan, jalan, bernafa, dll kepada suatu benda mati, sehingga seolah-olah benda mati itu hidup.

Contoh Majas Personofikasi

  • Sungguh indah suara bisikan rumpun bambu di sore ini.
  • Motor tua itu tetap setiap mengantarnya ke mana saja.
  • Susu jahe ini bisa menghangatkan tubuhmu di malam yang dingin ini.
  • Mie Ayam Pedas level 17 itu membakar lidahnya.

Untuk lebih jelasnya, bisa baca lebih jelas di Contoh Majas Personifikasi.

*******

Itulah tadi penjelasan mengenai macam-macam majas dan contohnya. Semoga bermanfaat. Salam.

Tinggalkan komentar