Gondrong Itu Berat

Selama lebih dari 900 hari, saya tak pernah menginjakkan kaki di tempat cukur. Selama hari-hari itu, tak pernah sekalipun rambut saya bersentuhan dengan gunting tukang cukur. Bahkan, bau dari tempat cukur pun hidung ini hampir lupa.

Sebenarnya, gondrongnya saya bukan karena tidak mau untuk cukur. Tapi, lebih kepada besarnya rasa malas untuk pergi ke tempat cukur.

Jadi, selama 2,5 tahun rambut saya terus bertambah panjang tanpa ada interupsi dari gunting-gunting tukang cukur.

Selama menjalani hari-hari dengan rambut seperti itu, banyak hal-hal baru yang saya dapatkan. Sudut pandang selama ini, jika melihat pria dengan rambut gondrong itu awalnya memiliki pikaran yang kurang baik, dengan menjadi pelaku, demua itu berubah 180 derajat.

Tentunya banyak hal-hal yang bisa dinikmati saat memiliki rambut panjang ini.

Apa saja itu ?

Kapan Cukur ?

Kapan Cukur?

 

Itulah pertanyaan yang akan selalu ditanyakan orang-orang terdekatmu. Dan itu juga yang saya rasakan. Pertanyaan itu sering sekali di tanyakan oleh ibu.

Terus jawabanya apa ?

Tidak usah dijawab. Tinggal disenyumin aja.

Sindiran

Banyak sekali seindiran-sindiran yang akan kamu dengarkan saat kamu memiliki rambut gondrong.

Hal ini biasanya terjadi saat ada acara kumpul-kumpul, entah itu keluarga ataupun teman. Apapun yang mereka bahas, kemungkinan besar akan ada sindiran yang mengarah ke rambut gondrongmu. Walaupun itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan apa yang sedang mereka bahas.

Dipanggil Mbak

Hal ini sering sekali terjadi. Tidak memandang tempat dan waktu.

Yang sering saya alami, adalah saat membantu ibu di pasar.

Saat sedang menghadap ke belakang, banyak sekali calon pembeli yang akan bilang.

“Mbak, ini berapaan ?”

Dan saat mereka mengetahui bahwa saya laki-laki, ekspresi mereka akan sangat lucu. Dan biasanya mereka akan bilang.

“Eh, Mas. Saya kira perempuan”

Dipandang Dengan Tatapan Yang Aneh

Nah, kan. via : memegenerator.net

Ini sering saya dapatkan. Mungkin kamu yang memiliki rambut gondrong juga merasakan. Dan jika rambutmu masih pendek, dan memiliki keinginan untuk memanjangkan rambutmu sampai jadi gondrong, bersiaplah menikmatinya.

Seringnya yang melihat dengan tatapan aneh tuh anak-anak kecil. Mungkin dalam pikiran mereka, mereka bilang begini.

“Cowok kok rambutnya panjang, seperti perempuan saja”

Pusat Perhatian

Poin ini nyambung sama poin di atas.

Saat rambutmu panjang, bersiaplah untuk menjadi pusat perhatian. Di manapun, baik itu di jalan, di pasar, dan di tempat lain, kamu akan menghadapi tatapan-tatapan dari orang di sekitarmu.

Saat kamu berjalan, da nada orang yang melihatmu jalan, kemungkinan besar dia akan menoleh ke arahmu. Bahkan bisa sampai dua kali noleh, mungkin mereka mau memastikan bahwa kamu ini sebenarnya cowok atau cewek.

Keramas

Ini menjadi sebuah hal yang bisa membuat orang-orang dengan aliran mandi cukup satu kali seminggu harus berpikir ulang.

Saat kamu memiliki rambut panjang, mau tidak mau, kamu harus sering-sering mandi. Minimal-minimalnya kamu keramas setiap hari. Atau, maksimal dua tiga hari sekali.

Karena saat rambutmu panjang, rambutmu akan mudah sekali kusut, kamu tidak mau kan rambutmu jadi seperti rambut singa ?

Lama Kering

Salah satu hal yang akan terasa menjengkelkan jika kamu berambut panjang. Saat kamu buru-buru dan baru sempat mandi atau keramas sebelum berangkat. Siap-siaplah kamu akan pergi dengan rambut yang masih basah.

Tidak seperti saat berambut pendek. Saat kamu memiliki rambut panjang, kamu akan butuh tenaga dan waktu yang lebih untuk mengeringkan rambutmu.

Jika saat berambut pendek, hanya dengan handuk saja rambutmu sudah kering. Berbeda halnya dengan rambut gondrong, kalau kamu hanya mengandalkan handuk saja, akan butuh waktu yang sangat lama untuk rambutmu jadi kering.

Jika kamu buru-buru dan ingin pergi dengan rambut yang kering, maka kamu membutuhkan alat untuk mengeringkan rambut dengan cepat.

Kamu bisa memakai hair dryer jika punya. Kalau nggak punya bisa pakai kipas angin, tapi hati-hati masuk angin. Kalau nggak punya juga, bisa pakai kipas untuk sate atau apapun lah terserah kamu.

Rambut Rontok

Rontok. via : memegenerator.net

Di dalam iklan-iklan sampo, sering sekali kita lihat tentang rambut rontok. Dan itu sudah menjadi bahan jualan yang ampuh.

Bagi kamu yang memiliki rambut pendek, rambut rontok tidak akan kamu tanggapi dengan serius. Beda halnya jika kamu punya rambut panjang.

Saat kamu sisiran dan kamu menemukan beberapa helai rambutmu rontok. Akan ada rasa dalam dirimu yang menyayangkan kepergian rambut rontokmu itu.

Ya, sebenarnya hanya beberapa helai. Tapi, nyeseknya itu seperti nyeseknya dirimu mencari huruf N di kemasan permen karet Y*san , dimana kamu sudah mengumpulkan semua hurufnya, dan hanya kurang si-N ini.

Rambut Bercabang

Awalnya saya menganggap rambut bercabang itu hal yang aneh dan sulit untuk bisa dipercaya. Gimana bisa percaya. Saat rambut pendek, kita tidak akan terlalu memperhatikan tentang bercabang tidaknya rambut kita. Iya, kan.

Namun, setelah memiliki rambut panjang, ternyata kejadian rambut bercabang itu terjadi pada saya. Jadi ternyata rambut bercabang itu nyata.

Jika kamu belum percaya bahwa rambut bercabang itu ada, silahkan panjangkan rambutmu. Dan nikmatilah beberapa helai rambutmu bercabang.

Kejepit Resleting Jaket dan Helm

Ini hal yang akan kamu rasakan saat rambutmu panjang. Kamu akan menghadapi dilema. Jika rambutmu digerai, siap-siaplah untuk kejepit resleting jaketmu, bisa juga rambut mu kejepit saat kamu nge-klik helmmu. Tapi saat rambutmu kamu kuncir, siap-siaplah merasakn helmu akan tereasa sempit.

Dan saat rambutmu kejepit, kamu akan merasak sakit. Sebuah rasa sakit yang susah untuk bisa ditulis. Jika kamu ingin merasaknya, silahkan panjangkan rambutmu. Dan nikmatilah hal ini.

Tapi, jika kamu hanya ingin merasakan sakitnya tanpa memanjangkan rambut. Sini saya jambak rambutmu, kalau ke sini kejauhan, suruh orang disekitarmu untuk menjambak rambutmu.

Selamat mencoba.

Peci Tidak Muat

Gimana pake pecinya ? via : memegenerator.net

Sebenarnya bukan hanya peci yang nggak muat. Semua penutup kepala yang kamu miliki akan menjdai sempit untuk dipakai.

Dengan semakin bertambah gondrongnya rambutmu, semakin bertambah pula volume rambutmu. Yang tentu saja akan sangat berpengaruh kepada ukuran lingkar kepalamu.

Apalagi jika rambut yang kamu punya memiliki jenis rambut keriting atau kribo. Tentu ini akan menjadi berlipat-lipat pertambahannya daripada yang berambut lurus.

Jadi, siap-siaplah menikmati.

Ada Awal, Ada Akhir

Cukur dulu. via : me.me

Setiap permulaan, pasti akan ada akhir.

Ada kelahiran, ada kematian.

Ada nafas masuk, ada nafas kelaur.

Itulah siklus kehidupan. Entah kamu mau ataupun tidak, hal itu pasti harus terjadi.

Sama seperti saat kamu memutuskan memanjangkan rambutmu. Bersiaplah bahwa suatu saat nanti, kamu harus memotong rambutmu.

Entah karena alasan apapun. Bisa karena tuntutan kerja, sekolah, atau karena kamu sudah tidak tahan mendengar pertanyaan “Kapan cukur?”.

Saat tiba waktunya kamu harus berpisah dengan rambut panjangmu, jangan bersedih. Setidaknya kamu sudah pernah memiliki rambut panjang.

Dan setelah kamu memangkas rambut panjangmu, kamu akan melihat sosok yang lain dari dirimu yang sebelumnya, bahkan akan terlihat sedikit beda dari kamu sebelum gondrong.

 

Itu saja beberapa hal yang bisa kamu nikmati jika kamu memiliki rambut panjang, berdasarkan pengalaman yang saya alami.

Sebenarnya masih ada banyak kenikmatan yang bisa ditulis. Tapi, akan lebih nikmat jika kamu mengalaminya sendiri. Tidak hanya dengan membaca tulisan ini, tapi juga mengalaminya.

Jadi, sudah siap berambut gondrong?

 

Tinggalkan komentar