Contoh Majas Ironi

Contoh Majas Ironi – Halo, selama datang kembali di babacaca. Dikesempatan kali ini kami akan membahas tentang contoh majas ironi. Seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya, pengertian  majas adalah sebuah bentuk gaya bahasa yang bertujuan untuk lebih mempercantik dan memperindah suatu ungkapan, kalimat atau pun pernyataan, dengan tujuan supaya ungkapan itu menjadi lebih hidup. Dan majas ini akan sangat banyak kita temui di dalam sebuah karya sastra, baik itu puisi maupun prosa.

Pengertian Majas Ironi

Nah, di atas sudah kita singgung sedikit mengenani apa itu majas. Dan sekarang mari kita ketahui apa itu pengertian majas ironi. Majas ironi adalah sebuah bentuk gaya bahasa yang mengungkapkan menggunakan hal lain yang bertentangan dengan makna asli atau sesungguhnya.

Majas Ironi sering dugunakan sebagai sebuah sindiran secara halus kepada orang lain atau sebuag keadaan. Mungkn kita sering menemuikan penggunaan majas ironi ini di dalam kehidupan sehari-hari kita, namun kita tidak menyadarinya. Yang paling sering kita temui adalah, saat seseorang sedang emosi. Ada sebagaian orang yang sedang marah akan menggunakan majas ironi ini dalam menyampaikan kata-katanya, kenapa dia menggunakan majas ironi? Salah satu tujuannya adalah supaya lawan bicaranya tidak menanggapi hal yang ingin ia sampaikan dengan emosi juga.

Penerapan majas ironi ini dalam percakapan keseharian adalah dengan menggunakan kalimat yang kelihatannya dan kedengarannya manis, tapi dibalik itu mengandung maksud yang kasar.

Majas ironi ini masuk ke dalam kelompok majas sindiran. Tapi, majas ironi ini juga bisa untuk dikelompokkan ke dalam kelompok majas pertentangan. Karena, majas ironi ini dalam penyampaiannya bertentangan dengan maksud atau tujuan sebenarnya.

Contoh Majas Ironi

Supaya lebih mudah untuk bisa memahami tentang majas ironi, berikut ini kami berikan contoh majas ironi dalam kalimat.

  1. Perilakumu tadi sungguh sopan sekali, hingga aku malu kepada orang lain tadi karena sikapmu
  2. Kalau begini tak akan ada satu orangpun yang akan betah dekat denganmu, bau badanmu sungguh wangi.
  3. Memang kamu orang yang tepat waktu. Engkau datang ke sana saat acaranaya sudah selasai.
  4. Susi terkenal sebaai anak paling cantik di sekolah ini, hingga tidak ada satu cowokpun yang meliriknya
  5. Cahaya lampu di kamar ini sungguh sangat terang, bahkan sampai akau tak bisa melihat wajahmu
  6. Jono terkenal sebagai anak yang sangat penyayang dan bertanggung jawab, lihatlah, adiknya yang menangis dari tadi dia biarkan begitu saja
  7. Harga baju di toko pakaian itu sangat murah, sehingga taka da satupun barang yang laku terjual
  8. Frans adalah anak yang benar-benar berbakti dan patuh kepada orang tuanya. Tidak ada satupun nasihat dari orang tuanya yang dia dengarkan
  9. Minuman yang dijual di sana itu sangat steril dan higienis, sehingga membuat tenggorokanku langsung sakit setelah meminumnya
  10. Suara Giant sangat merdu ketika dia bernyanyi, namun menurut temannya akan lebih bagus jika dia tidak usah bernyanyi
  11. Harto dan Susi adalah pasangan yang sangat cocok dan serasi, tidak ada satu haripun dimana mereka tidak bertengkar
  12. Dono terkenal sebagai siswa yang paling teladan, hampir setiap minggu pihak sekolah mengadu atas perilaku Dono kepadanya orang tuanya
  13. Kejadian yang dialami Tono sungguh membuatnya sangat bahagia, hingga dia tidak mau mengulangi itu lagi
  14. Kota Jakarta adalah kota paling aman, setiap harinya ada saja kasus pencurian
  15. Harga baju itu sangatlah terjangkau oleh siapapun, hingga Sunu tidak sanggup untuk membelinya
  16. Sepatu yang belikan ini sangat cocok dan pas, hingga akau tidak bisa memakainya karena tidak muat
  17. Wawan adalah seorang jenius matematika, setiap ulanagan nilanya tidak pernah melebihi 5
  18. Hani selalu menjaga perasaan ibunya, banyak orang yang melihat ibunya sering menangis karena mendengar kata-kata yang diucapkan Hani
  19. Motor yangt baru keluar itu memilii desain yang sangat bagus, hingga orang-orang memandangnya dengan tatapan aneh dan senyum sinis
  20. Kamarmu ini sungguh rapi sekali, hampir sama kerapiannya dengan kapal pecah
  21. “Gigimu terlihat sangat putih dan bersih, kapan terakhir kamu menyikatnya?”, begitu kata Jono.
  22. Rumah di samping rumahku ini penghuninya sanagt rajin dan suka kebersihan, lihatlah rumahnya seperti tak berpenghuni, bahkan lihatlah pekarangannya
  23. Wilayah ini adalah daerah paling bersih di kota ini, lihatlah di manapun kamu akan menemukan sampah yang berserakan
  24. Tulisan tanganmu sangat rapid an mudah dibaca, seperti tulisan anak yang baru bisa megang pensil
  25. Rosa terkenal sangat pandai masak, semua masakannya memiliki rasa yangt aneh, bahkan tak ada rasanya
  26. Mainan itu sangat lucu, sampai-sampai setiap anak yang melihatnya pasti akan menangis
  27. Penampilanmu kali ini sangat menawan, bajumu sangat bersih, berapa hari kamu tidak ganti baju?
  28. Suara musik dari tetangga samping rumah sangatlah pelan, hingga kaca jendela rumahku bergetar dan telingaku rasanya mau pecah
  29. Kamu pulang terlalu cepat, hingga semua orang sudah tidur kamu baru sampai rumah
  30. Kemampuan menggambarmu sangatlah bagus, hingga akau tidak paham apa yang kamu gambar
  31. Tubuhmu sungguh sangat kuat, bebang seringan ini saja tidak kuat
  32. Aku tak sanggup memakan buah manga yang sangat manis ini
  33. Luki memiliki sifat sangat dewasa, menghadapi masalah sekecil itu saja dia menangis
  34. Kamu memang anak yang rajin, sehari-hari kerjaannya berlajar terus, tak heran nilau ujian mu hanya satu saja pelajaran saja yang lulus
  35. Penampilanmu hari ini sangat modis, engkau memang pandai memilih gaya berpakaian, kau terlihat lebih tua dua puluh tahun dari usiamu sebenanrnya
  36. Kau bangun terlalu cepat, sekarang masih siang, tidak besok saja bangunnya?
  37. Engkaulah orang yang paling tulus hati saat memberi sesuatu, engkau sesalu memamerkannya kepada siapapun tentang pemberianmu itu
  38. Wah, bersih dan rapi sekali kukumu, habis perawatan dari mana, kukumu terlihat seperti anak kecil habis bermain lumpur.
  39. Kehadiranmu di kamarku ini sangat bermanfaat sekali, apapun yang kau lakukan di sini membuatku tidak bisa konstentrasi mengerjakan tugas ini
  40. Dialah temanku bertanggung jawab terhadap barang teman-temannya, barang-barangku yang dipinjamnya tidak ada satupun yang kembali padaku, semuanya hilang
  41. Warna cat rumah itu sangat cerah, membuatku ingat dengan langit malam
  42. Jok motormu ini sanagt empuk dan nyaman, sehingga pantatku terasa sangat pegal dibuatnya

Itulah tadi beberapa contoh majas ironi. Dengan itu kita jadi semakin paham penggunaan majas ironi ini. Kesimpulannya adalah majas ironi ini digunakan denagn tujuan untuk mengolok-olok atau menyindir seseoarang, namun dengan menggunakan kalimat yang manis dan sedap untuk didengar. Layaknya orang yang hendak memuji atau meninggikan orang lain. Padahal dilain sisi, sebenanrnya kita sedang mengolok-olok atau mengejek dan menyindir lawan bicara kita.

Sekian artikel kali ini tentang majas ironi. Semoga kalian bisa lebih paham dan semoga bermanfaat. Terima kasih. Salam.

Tinggalkan komentar