Contoh Majas Hiperbola

Contoh Majas Hiperbola – Salah satu jenis dari majas pertentangan adalah majas hiperbola. Majas ini sering kita jumpai dikehidupan kita sehari-hari, entah itu saat kita membaca koran, mendengar radio, menonton televisi atau  bahkan kita sendiri yang mengucapkan contoh majas hiperbola itu. Karena memang majas satu ini adalah majas yang populer, walau kadang kita tidak sadar kalau kita menemuinya atau mengucapkannya. Dan sekarang mari kita ketahui apa itu majas hiperbola.

Pengertian Majas Hiperbola

Majas Hiperbola adalah suatu gaya bahasa yang mengungkapkan sesuatu secara berlebihan. Dengan menggunakan majas ini, maka suatu kalimat akan menjadi lebih memiliki kekuatan untuk menarik perhatian dan lebih mendramatisir suatu keadaan atau kalimat. Dan gaya bahasa jenis ini sering dipakai dalam penyampaian berita, selain itu juga sering dipakai dalam karya sastra, seperti dalam syair dan puisi.

Contoh Majas Hiperbola

Supaya lebih memahami penggunaan majs hiperbola ini, mari simak contoh-contoh majas hiperbola di bawah ini

  1. Saat berkampanye, sikap dan gaya bicara seorang politikus akan menjadi seperti putri raja
  2. Apa nggak pusing penari itu, dari tadi berputar seperti gasing?
  3. Putra pertama dari Suseno memiliki besar yang jumbo, beratnya mengalahkan bayi raksasa
  4. Besar sekali rumah ini, tamannya saja luasnya seluas lapangan golf
  5. Danau menjer itu airnya sangat bening, mengalahkan kristal
  6. Cuaca kemarau yang berkepanjanagn membuat desa itu berubah menjadi padang pasir
  7. Tatapan pengawas ujian kali ini sangat tajam, seperti elang yang mau memangsa kelinci
  8. Kuncoro terkenal sebagai orang yang cekatan, dia bisa menyelesaikan seribu kerjaan dalam sekejap
  9. Hati Romeo terasa hampa, setelah ditinggal Elizabeth sang kekasih pergi bersama orang lain
  10. Karena grogi untuk wawancara pekerjaan, Suroso menjadi bermandikan keringat
  11. Santo tak bisa berbuat apa-apa. Hati Dinda sudah dimiliki Samsul. “Dia milikku, bukan milikmu” begitu kata Samsul.
  12. Orang itu mandi parfum tadi pagi, sudah jalan 100 meter baunya masih tercium sampai sini
  13. Kamu akan mendapat jutaan manfaat jika kamu memakan buah naga
  14. Harga komoditi cengkeh sekarang ini melangit di pasaran
  15. “Sungguh cantik istri Abang ini, kulitmu seputih susu”
  16. Bos di tempat ini sedingin es, membuat banyak karyawan yang tidak betah
  17. Jangan mengagetkanku begitu, hampir copot jantungku
  18. Satu yang ku ingat dari pendakian ke puncak Everest adalah suhu dingin yang menusuk-nusuk seperti pedang sampai sumsum tulang
  19. Rajin sekali Indah ini, dia menyetrika baju sampai selicin belut
  20. Pemain voli asal Belanda itu tinggi sekali, setinggi tiang listrik
  21. Kamu bumbui apa masakanmu ini, kok rasanya seperti daun sambiloto
  22. Apa kamu nggak mandi pagi ini, lihat rambut seperti benang kusut
  23. Suneo dan Nobita sudah ngobrol selama berjam-jam, seperti sahabat yang tidak bertemu jutaan tahun
  24. Kamu masih percaya kepada orang itu, yang sudah membohongimu jutaan kali?
  25. Seluruh pendukung Belanda hatinya hancur lebur, ,melihat tim kesayangannya gagal lolos piala dunia
  26. Untuk Roro, menari adalah segalanya dalam hidupnya
  27. Senyuman manis gadis itu sudah menjerat hatiku
  28. Hati Joni teriris-iris, setelah mendengar alasan Hinata lebih memilih Hugo daripada dirinya
  29. Gunung Semeru pun akan ambruk, saat guru itu marah, jadi jangan main-main dengannya
  30. Senyuman manisnya begitu mengoda, sehingga banyak laki-laki yang tergila-gila padanya
  31. Karena adanya internet, kecepatan hoax untuk menyebar bakhan ribuan kali lebih cepat dari kecepatan cahaya
  32. Kejadian itu sungguh membuatku malu setengah mati, rasanya lebih baik makan sambel satu mangkuk daripada kejadian itu terjadi
  33. Hidup ini seperti di surga dengan adanya kamu jadi kekasihku
  34. Keputusan untuk menggusur pemukiman itu sudah bulat, bahkan jutaan gallon air mata tangisan rakyat miskin pun tidak akan menggoyahkan keputusannya
  35. Matanya punya suatu hal magis, otakku akan tiba-tiba beku ketika menatap matanya
  36. Kamu harus coba produk ini, lihatlah kulitku sekarang sudah seputih susu
  37. Lihatlah hidung Guierea, besar sekali lubang hidungnya, seperti sarang lebah
  38. Jono dan Juleha sudah sangat cocok, hati mereka berdua sudah menempel satu sama lain
  39. Motivasi dari Ibu menjadi cambuk bagi agar bisa bekerja lebih cepat
  40. Dia punya pendirian setegar karang, dia akan tetap teguh dengan pendiriannya itu
  41. Suara indahnya menyiutkan nyali peserta lainnya
  42. Jangan kentut sembarangan, kentutmu itu hampir saja membunuh keberlangsungan hidup hidungku
  43. Aku bersyukur, nasibku tidak sepahit rasa kopi pagi ini
  44. Kamu jangan tersenyum, nanti akau bisa diabetes melihat senyum manismu itu
  45. Jangankan jalan disampingmu, melihatmu saja sudah membuat kakiku bergetar
  46. Frans lemas karena diharuskan menyelesaikan segunung revisi di meja kerjanya
  47. Karto punya kebencian sedahsyat neraka kepada Tejo
  48. Apa lagi yang hendak kau cari, sudah ribuan pria yang berniat melamarmu, namun selalu engkau tolak
  49. Jangan sia-siakan makananmu, karena di luaran sana harga makananmu setinggi langit bagi mereka
  50. Hati Husni berdebar-debar nggak karuan mendengan rayuan maut suaminya
  51. Inilah ayahku, orang terhebat di muka bumi ini, beliau banting tulang untuk bisa menyekolahkan aku, sehingga aku bisa sukses seperti sekarang ini
  52. Jangan sampai dukunganmu kepada calon itu menutup matamu terhadap kesalahan-kesalahan yang dilakukannya
  53. Harto tidak berkutik ketika dimarahi habis-habisan oleh bapaknya
  54. Kau sudah menusuk hatiku dengan kata-katamu
  55. Perpindahan pemain kesayangan ke klub lain itu membuat hati para supporter remuk redam
  56. Hati Hana meleleh dengan sikap Sukur kepadanya dan keluarganya
  57. Pemakaman orang besar itu dibanjiri oleh tangisan orang-orang yang mencintainya
  58. Kamu ke sekolah mau apa, tasmu beratnya berton-ton gini.
  59. Berkat kerja keras sekarang penghasilanku meroket
  60. Kisah nyata yang tampil di tv itu membuat hati ibu-ibu tersayat sayat
  61. Kamu jangan nyanyi, suramu mirip Giant, bisa membuat orang lain sakit telinga
  62. Pertandingan yang ketat itu membuat pelatih mereka harus memeras otak untuk mencari strategi untuk menang
  63. Untuk bisa mewujudkan keinginannya Luis bersedia menguras seluruh tabungannya
  64. Pidato Bung Tomo membakar semangat pejuang Surabaya kala itu
  65. Kata-kata Hans memporakporandakan hati Siti
  66. Setengah mati Juleha mencari pulpennya kesana-kemari, namun ternyata pulpennya berada di atas kupingnya
  67. Entah apa yang dipikirkan orang itu, sampai-sampai dia memacu motornya secepat kilat
  68. Kemerduan suara Timo menghipnotis seluruh orang yang berda di ruangan itu
  69. Pertarungan kedua orang itu membuat darah mereka mengalir menganak sungai.
  70. Mendekati hari raya seperti sekarang ini, harga-harga kebutuhan pokok akan mulai melambung tinggi
  71. Mala mini Roni harus lembur, dia harus menyelesaikan pekerjaannya yang menggunung
  72. Berapa tahun kau nggak makan, badanmu kurus seperti tusuk gigi begitu
  73. Berkat ketekunannya, sekarang Ircham punya karya yang bisa mengguncang dunia
  74. Para pemain sepakbola itu berjuang sampai titik darah penghabisan untuk bisa memenangi pertandingan

Itulah tadi contoh majas hiperbola. Semoga kamu lebih paham dan bisa bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih. Salam.

Tinggalkan komentar