Alat Musik Tradisional Indoneisa | Terlengkap – Terbaru

Indonesia merupakan negeri yang sangat kaya akan budaya. Negeri yang memiliki lebih dari 17 ribu pulau ini dihuni oleh berbagai suku bangsa. Tak bisa dielakkan lagi, banyaknya suku bangsa tentu banyak pula hasil-hasil kebudayaan dari masing-masing suku. Salah satu hasil dari kebudayaan itu adalah alat musik tradisonal yang memiliki ciri khas masing-masing daerah.

Dikesempatan kali ini kami akan menuliskan macam-macam alat musik tradisional yang ada di negeri tercinta kita ini, Indonesia.

Alat Musik Tradisional Petik

Santu

Alat musik tradisonal santu
alatmusikindonesia.com

Alat musik tradisional petik ini berasal dari Sulawesi Tengah. Santu berbahan dasr bamboo, yang di bagian tengahnya dilubangi yang berfungsi sebagai resonator, dan kulit arinya dibuat empat menyerupai senar pada gitar.

Pada penggunaannya, Santu biasa dimainkan oleh para petani ketika mengisi waktu senggang di sawah. Biasanya juga dimainkan oleh para petani itu ketika perayaan paska panen. Selain itu, alat musik tradisional ini juga dimainkan oleh anak-anak muda, ketika mereka bermain.

Sasando

Alat musik tradisonal sasando
kata.co.id

Inilah alat musik tradisional petik yang berasal dari pulau Rote,provinsi  Nusa Tenggara Timur. Namanya adalah sasando, atau sering juga disebut sebagai sasandu.

Bahan pembuatan sasando terdiri dari tiga unsur penting, yaitu bambu, daun lontar dan senar.

Berdasarkan jumlah dawai atau senarnya, Sasando bisa dibedakan menjadi beberapa jenis. Yang pertama, namanya Sasando Engkel, Sasando jenis ini mempunyai 28 dawai. Yang kedua, Sasando Dobel yang memiliki jumlah dawai 56 sampai 84 buah.

Dan jenis yang terakhir adalah jenis yang paling sering kita jumpai, yaitu namanya Sasando Biola, yang jumlah dawainya sekitar 30 atu 32 atau ada yang 36.

Sekarang  ini, bermunculan juga Sasando elektrik, sebagai salah satu cara tetap melestarikan alat musik tradisional di jaman yang serba elektronik ini.

Sampek

Alat musik tradisional sampek
alatmusikindonesia.com

Dulunya alat ini dipakai oleh orang-orang di daerah asalnya, yaitu Dayak, Kalimantan, sebagi pengungkap rasa di hati, baik itu gembira, sedih, sayang, rindu, duka lara maupun persaan hati lainnya.

Jika akan mengungkapkan rasa duka, maka alat musik tradisional petik ini dimainkan di malam hari. Begitu juga sebaliknya, apabila dimainkan pada siang hari, maka sang pemain Sampek sedang mengungkapkan perasaan gembiranya.

Namun sekarang, seiring berjalannya waktu, alat musik ini bergeser fungsinya, yaitu hanya sebagai hiburan dan pelengakap upacara adat.

Japen

Alat musik tradisional japen
musik-tradisional.blogspot.com

Sama seperti alat musik tradisional di poin di atas ini, alat musik ini juga berasal dari derah Kalimantan, lebih tepatnya Kalimantan Tengah.

Bentuk Japen ini sekilas hampir mirip dengan gitar, namun ia memiliki ukuran yang lebih kecil. Salah satu ciri khas dari alat musik tradisional petik ini adalah adanya ukiran dan cat warna yang membuatnya tampak lebih menarik.

Gambus Jambi

Alat musik tradisional gambus jambi
riauberbagi.blogspot.jp

Sudah tahu kan darimana asal alat musik ini? Tentu saja, sesuai namanya alat ini berasal dari Jambi.

Alat musik tradisional petik ini terpengaruh atau terinspirasi dari alat musik arab. Perbedaan antara gambus Arab dan Gambus Jambi adalah pada jumlah senarnya, jumlah senar Gambus Jambi ini lebih banyak dari gambus Arab, bahkan bisa sampai berjumlah 12 senar.

Penggunaannya gambus Jambi ini biasa dipakai dalam pertunjukan orkes gambus dan sebagai pengiring dari beberapa tari-tarian tradisional.

Geso-geso dan Keso-keso

Penamaan alat ini hampir mirip, dan kedua alatnya pun memiliki bentuk yang mirirp. Entah mana yang benar, apakah mereka alat yang sama ataukah yang berbeda. Jika kita cari di mbah Google dua alat musik ini berasal dari dua daerah yang berbeda.

Geso-geso berasal dari Sulawesi Selatan. Sedangkan keso berasal dari Sulawesi Tengah.

Namu, keduanya memiliki kemiripan, yaitu dalam hal bentuk dan cara memainkannya, yaitu digesek dengan alat tertentu. Perbedaan yang nampak pada bentuknya adalah pada bagian bawahnya, jika Keso-keso memanjang, maka bentuk bawah dari Geso-geso adalah bulat.

(Nb. Karena sumber dan pengetahuan kami sangat terbatas, jika kamu memiliki info lebih mengenai dua alat musik ini kami akan sangat berterimakasih jika kamu mau memberitahu kami di kolom komentar)

Tehyan

Alat musik tradisional tehyan
karyabetawi.com

Alat musik tradisional petik yang satu ini berasal dari suku Betawi, yang kebanyakan hidup di daerah Jakarta sekarang. Tehyan terbuat dari bambu dan batok kelapa, dan tak lupa juga senar.

Alat musik tradisional ini cara memainkannya dengan cara digesek, persis seperti biola. Namun sayang, sekarang ini sangat jarang ditemui anak-anak muda Betawi yang mahir memainkan alat musik warisan leluhur ini.

Tahukah kamu? Sebenarnya ada tiga jenis dari alat musik gesek khas Betawi ini, namun kita hanya tahu satu saja. Tiga jenis itu adalah Kong’ahyan, Tehyan dan Sukong. Perbedaan diantara ketiganya hanya terdapat dari ukurannya saja.

Apa yang membedakan Kong’ahyan, Tehyan dan Sukong?

Kong’ahyan, ukuran tempurung batok kelapanya berukuran kecil dengan nada dasar D yang ( disebut sebagai melodi )

Tehyan ukuran tempurung batok kelapanya memiliki ukuran sedang dengan nada dasar A ( disebut juga rythem )

Sukong memiliki ukuran tempurung batok kelapanya yang berukuran paling besar dengan nada dasar G ( disebut juga sebagai bass )

Tutuba

Alat musik yang terbuat dari bambu ini berasal dari daerah Sulawesi Tengah, yaitu dari suku To Wana. Cara memainkannya hanya dengan memetiknya dengan jari-jemari.

Talindo

Alat musik tradisional talindo
adatnusantara.xyz

Satu lagi alat musik tradisional petik yang berasal dari daerah Sulawesi Tengah. Talindo terbuat dari tempurung kelapa, kayu dan senar. Tempurung kelapa di sini berfubgsi sebagai resonator.

Yang unik dari alat musik ini adalah jumlah senarnya yang hanya satu atau kalu dalam istilah Bahasa Inggris disebut sebagai one stringed stick zither.

Talindo biasanya dimainkan oleh para petani setelah mereka merayakan hasil panenannya.

Panting

Alat musik tradisional panting
wacana.co

Suku Banjar di daerah Kalimantan bagian selatan juga memiliki alat musik tradisional petik, namanya adalah Panting. Bentuk dari Panting ini sekilas mirip dengan alat musik petik khas daerah Arab, yaitu Gambus Arab. Hanya saja, ukuran dari alat musik panting ini lebih kecil.

Dalam memainkannya Panting juga sama persis dengan gitar dan gambus Arab yaitu dengan cara dipetik.

Selain sebagai alat musik yang bersifat hiburan, bagi suku Banjar, arti atau fungsi dari alat musik ini ada yang lainnya, semisal :

  • sarana pendidikan, karena saat Panting dimainkan biasanya dibarengi dengan pembacaan syair-syair yang berisi tentang petuah-petuah dan nesehat.
  • untuk mempererat tali silaturahim.
  • sarana menyampaikan unsur-unsur agama.

Alat Musik Tradisional Pukul/Tabuh

Gendang Panjang

Alat musik tradisional gendang panjang
raparapa.com

Sesuai dengan namanya, ukuran alat musik tradisional ini panjang, lebih panjang dari gendang pada umumnya. Alat musik ini berasal dari daerah Kepulauan Riau.

Kalau dilihat sekilas gendang panjag Riau ini hampir mirip dengan gendang dari daerah Jawa.

Sama seperti gendang pada umumnya, cara memainkan gendang ini juga dengan dipukul dengan tangan atu bisa juga ditabuh menggunakan kayu, di kedua sisinya.

Gendang Melayu

Alat musik tradisional gendang melayu
alampedia.blogspot.co.id

Jenis alat musik tradisional pukul ini berasal dari wilayah Bangka Belitung. Gendang jenis ini merupakan percampuran atau biasa disebut akulturasi budaya muslim, melayu dan Tiongkok.

Kalau dilihat dari bentuknya, gendang melayu ini memilik bentuk yang lebih pendek dari gendang-gendang pada umumnya.

Talempong

Alat musik ini merupakan alat musik kebanggaan dari masyarakat Minangkabau,Sumatera Barat. Talempong sering kali hadir dalam setiap upacara adat maupun keagamaan.

Sekilas dari bentuknya, Talempong sangatlah mirip dengan alat musik pukul khas Jawa, yaitu Bonang.

Tifa

Alat musik tradisional tifa
negerikuindonesia.com

Sekilas alat musik ini mirip dengan gendang. Namun ia memiliki ukuran yang lebih ramping dan lebih panjang.

Alat musik Papua ini biasanya terbuat dari batang pohon yang bagian tengahnya sudah dihilangkan, sehingga membentuk lubang. Dan disalah satu sisinya ditutup menggunakan kulit yang sudah dikeringkan, biasanya mereka menggunakan kulit rusa.

Tifa sendiri memiliki beberapa jenis, beberapa diantaranya yaitu Tifa Jekir, Tifa Dasar, Tifa Potong, Tifa Jekir Potong dan Tifa Bas.

Pare’e

Alat musik tradisional pare'e
alatmusikindonesia.com

Satu lagi alat musik tradisional dari tanah Sulawesi, tepatnya daerah Sulawesi Tengah.

Alat musik ini memiliki bentuk seperti garpu tala. Bahan pembuatan Pare’e sendiri terbuat dari rotan dan buluh tui.

Cara memainkan alat musik khas Sulawesi yang satu ini adalah dengan memukul-mukulkannya pada telapak tangan.

Tuma

Alat musik tradisional tuma
notepam.com

Inilah alat musik dari daerah Kalimantan Barat. Jika dilihat sekilas bentukdari Tuma ini hampir mirip dengan Gendang dan juga Tifa.

Alat musik Tuma ini biasanya dimainkan oleh masyarakat Kalimantan Barat ketika ada acara-acara adat, sebagai pengiring pementasan seni di sana.

Kentongan

Alat musik tradisional kentongan
sakersomu.blogspot.com

Pada awalnya kentongan merupakan sebuah alat komunikasi antar warga di jama dulu, dan sampai sekarang di beberapa daerah juga masih memakainya.

Alat ini di beberapa tempat memiliki berbagai macam fungsi, seperti alarm, penanda waktu sholat, saat ronda malam, peringatan akan adanya bahaya dan juga sebagai alat komunikasi.

Kentongan terbuat dari bambu atau bisa juga terbuat kayu, di mana pada bagian tengahnya dilubangi sehingga membentuk rongga.

Cara memakai alat ini cukup mudah, yaitu hanya dengan memukulnya dengan batang kayu atau yang semisalnya.

Bedug

Alat musik tradisional bedug
kesekolah.com

Inilah pasangan dari kentongan dalam memberitahukan masuknya waktu sholat di jaman dahulu. Dan saat ini hanya bisa ditemui di beberapa tempat saja yang masih punya dan memakainya.

Dalam sejarahnya bedug ini berasal dari tanah India dan Tiongkok.

Bedug terbuat dari batang kayu yang besar dan dilubangi tengahnya. Kemudian di kedua sisinya ditutup dengan kulit hewan, bisa sapi, kambing ataupun yang lainnya.

Sekarang-sekarang ini, banyak bedug yang tidak terbuat dari kayu, namun terbuat dari drum-drum besar.

Di daerah Jawa Barat, ada sebuah seni menabuh bedug yang di sebut Ngadulag. Dan ketika bulan Ramadhan, ngadulag ini dijadikan sebuah kompetisi di daerah Sukabumi, untuk mendapatkan penabuh bedug terbaik.

Gamelan

Alat musik tradisional gamelan
id.wikipedia.org

Gamelan merupakan sekumpulan alat musik, terdiri dari gong, bonang, gambang, gendang dan lainnya.

Gamelan banyak kita jumpai di beberapa daerah di Indonesia, seperti Jawa, Bali, Madura dan Lombok.

Gamelan ini biasa dimainkan untuk mengiringi pagelaran-pagelaran seni. Semisal tari-tarian dan pagelaran pewayang.

Kolintang

Alat musik tradisional kolintang
wacana.co

Alat musik tradisional tabuh satu ini berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara. Terbuat dari potongan-potongan kayu yang disusun diatas kayu yang berfungsi sebagai resonator.

Sekilas Kolintang ini terlihat seperti alat musik Gambang dari Jawa.

Dulunya, Kolintang difungsikan untuk pemujaan roh leluhur, namun sekarang, seiring perkembangan jaman fungsi tersebut bergeser menjadi pengiring tari, upacara adat dan pertunjukan musik.

Angklung

Alat musik tradisional angklung
alatmusikindonesia.com

Inilah alat musik tradisional Indonesia yang sudah mendunia. Pada tahun 2010, UNESCO menetapkan angklung sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity.

Angklung terbuat dari bambu yang dipotong ujungnya sedemikian rupa dan kemudian disusun.

Cara memainkan angklung ini sangat mudah, kita hanya tinggal menggoyangkannya saja, dan dia akan mengelaurkan bunyi dari benturan antar bambunya.

Aramba

Alat musik tradisional aramba
raparapa.com

Seperti yang sudah terlihat di gambar di atas. Bentuk dari Aramba ini mirip dengan bentuk Bonang dari Jawa.

Aramba ini berasal dari Sumatera Utara.

Katambung

Alat musik tradisional katambung

Katambung adalah alat musik pukul yang berasal dari Kalimantan Tengah.

Katambung biasa dipakai oleh masyarakat suku Dayak Ngayu dalam beberapa acara adat mereka.

Ada upacara adat Ngawi Belom, yaitu upacara adat untuk menyambut tamu. Dan ada juga upacara adat Ngawi Matey, yaitu upacara adat kematian.

Kanda Wuta

Alat musik tradisional kanda wuta
alatmusikindonesia.com

Bentuknya sangat unik ya. Alat musik yang berasal dari Sulawesi Tenggara ini terbuat dari kayu, rotan, tanah liat dan pelepah sagu.

Alat musik yang cara memainkannya dengan dipukul ini sering dimainkan sebagai pengiring Tari Lulo Ganda, sebuah bentuk tarian yang dilaksankan waktu panen tiba.

Cengceng

Alat musik tradisional cengceng
kamerabudaya.com

Ini adalah alat musik yang berasal dari Bali. Cara memainkannya sangatlah mudah. Kita hanya tinggal meletakkannya di kedua telapak tangan, kemudian tinggal dibenturkan antar keduanya.

Ganda

Alat musik tradisional ganda
alatmusikindonesia.com

Satu lagi alat musik yang berbentuk mirip seperti gendang. Perbedaan terbesar diantara keduanya hanya dari ukurannya saja.

Alat musik ini berasal dari Sulawesi tengah.

Doll

Alat musik tradisional doll
notepam.com

Jika dilihat, bentuk dari doll ini mirip seperti gendering perang di film-film jaman dulu. Dan juga bentuknya juga sama dengan alat musik tabuh lainnya. Begitu juga cara memainkannya pun sama.

Doll ini merupakan alat musik yang berasal dari Bengkulu.

Bende

Alat musik tradisional bende
obayaku.wordpress.com

Satu lagi alat musik yang mirip dengan Bonang dan juga mirip Aramba pastinya. Jika dilihat sekilas tidak ada perbedaan yang berarti dari ketiga alat musik itu.

Bende ini berasal dari Lampung.

Dulunya, Bende digunakan sebagai pertanda bagi masyarakat untuk berkumpul di alaun-alun karena raja akan memberikan pengumuman. Sekarang, fungsi dari Bende ini bergeser menjadi pengiring pagelaran kesenian local.

Alat Musik Tradisional Tiup

Suling

Serune Kalee

Serunai

Lalove

Fu

Kuriding

Triton

Puik-puik

******

Itulah tadi pembahasan kali ini mengenai alat musik tradisional Indonesia. Terima Kasih. Salam.

Tinggalkan komentar